Minggu, 08 April 2018

MUSLIHAT UMRAH MURAH

MATA NAJWA RABU 4 APRIL 2018


Tahun ini lebih dari 160 000 orang menjadi korban kebiadaban bisnis umroh, uang yang di habiskan mencapai 3 triliun rupiah. Untuk yang baru baru ini Abu tours yang menyita perhatian uang korban di telan hingga 1,8 triliun rupiah. Seorang tukang becak yang setiap harinya menabung 50 000 selama 8 tahun telah menjadi korban kebiadaban tersebut tukang becak yang bersunguh sungguh ingin pergi ke tanah suci harus menyimpan mimpi nya setelah uang 16 juta melayang karena gagal umrah. Permasalahan tidak hanya dirasakan oleh calon jamaah yang akan berangkat, akan tetapi yang sudah diberangkatkan mengalami masalah juga, di telantarkan tanpa ada kejelasan dari pihak Abu tours. Muhammad Syahban salah satu korban kebiadaban yang ditelantarkan di bandara oleh pihak Abu tours, ia harus mencari hotel sendiri keliling Madinah. Agen Abu tour mengutarakan dan menyesali perbuatannya dengan menangis bahwasanya jamaah nya yang di telantarkan merupakan orang yang tidak punya, ini merupakan beban moral baginya. Sementara tukang becak tadi masih menunggu dengan sabar karena bukan hanya ia yang menjadi korban melainkan banyak orang.
Beraliih ke kasus penipuan yang berkedok umrah satu tahun lalu, ada first travel yang sudah membohongi masyarakat Indonesia dengan tipuan nya umrah murah. Cerita dari jamaah yang gagal berangkat umrah membuat geram mentri agama, pasal nya ada seorang ibu dari kampung yang telah dibayarkan oleh anaknya untuk berangkat umrah dengan membayar 17 juta namun gagal berangkat setelah jauh jauh berangkat dari kampung ke Jakarta, disuruhnya untuk membayar tambahan sebesar 2,5 juta lagi ternyata saat ramadhan 2017 gagal lagi diberangkatkan. Akhirnya ibu tersebut meninggal pada agustus 2017, ini tentunya sangat menyimpan beban yang sangat dalam bagi anak dari ibu tersebut.
Polri mengungkap bahwa telah diselidiki rekening dari first travel hanya ada 1 juta rupiah saja ini tentu membuat geram semua publik, umrah murah membuat kerepotan perusahaan akhirnya gagal untuk memberangkatkan jamaah yang sudah terdaftar. Tentunya masalah ini tidak hanya gara gara tersebut saja bisa saja salah satu pihak ingin meraih keuntungan yang sangat besar dan akhirnya terjadi sebuah konfilk yang menghebohkan. Penipuan umrah masih marak terjadi meskipun travel yang sudah memiliki label izin.
Total ratusan ribu jamaah yang menjadi korban YLKI menilai pemerintah sangat lamban untuk mengatasi kasus ini, sedangkan masyarakat yang mempunyai impian untuk pergi ketanah suci sangat lah banyak akhirnya tergiur dengan tawaran tawaran yang cukup gila. Yang menjadi berkesan dari episode ini adalah salah seorang penonton mata najwa yang menelpon pihak trans 7 untuk mau memberangkatkan tukang becak dan istrinya tersebut karena tersentuh hatinya setelah mendengar apa yang diceritakan nya tadi.
Semoga saja ini adalah kasus penipuan yang terakhir dan semoga saja ini pihak yang terakhir yang melakukan bentuk kebiadaban terhadap masyarakat yang ingin sekali berangkat ke tanah impian. Terimakasih telah membaca jangan lupa komentarnya.






M AINUL YAQIN 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

REPUBLIK DIGITAL

Saban akan atau bangun tidur, ponsel sesuatu yang tak bisa lepas untuk dicari. Kebutuhan pekerjaan, komunikasi, membuat status baru untuk ek...