Minggu, 01 April 2018

Manusiakan Manusia

 GADAI NYAWA DI NEGERI ORANG
(28 Maret 2018)
 
Terancam mati di Arab Saudi, tahun 2010 berangkat menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) ITI SARTINI bersama TUTI mendapatkan pekerjaan yang berbeda tentunya berbeda juga majikan nya. Tuti anak dari ibu Iti sartini mendapatkan masalah dengan hukum, tentunya sang ibu merasakan kegelisaan yang sangat dalam waktu itu ibu Iti sudah ada di Indonesia. Menayakan ke PT ternyata tidak tanggung jawab dengan masalah ini, yang katanya Tuti telah membunuh majikannya sendiri tentunya sang ibu merasa hal ini tidak mungkin dilakukan oleh anaknya yang telah lama di asuh mulai kecil untuk menjadi orang baik berita ini tidak dipercayai oleh ibu Iti sartini sampai saat ini. Ibu Iti tidak tahu harus melapor ke siapa untuk mendapatkan keadilan anaknya kemana mana hanya direspon begitu saja, sudah lama satu dua tahun berjuang, pernah juga ke kantor DPR bertemu dengan pemerintah dan tahun 2012 permohonan diterima dianjurkan untuk berangkat ke Saudi bertemu dengan Tuti di tempat Tuti di penjara, telah dipertanyakan masalah tersebut adalah si Tuti telah mendorong majikan nya yang tua atau kakek kakek karena kesel, majikan tersebut mau memperkosa didorong nya sampai jatuh, setelah itu kakek tersebut mengalami drop dan dibawanya ke rumah sakit 3 hari berlalu baru meninggal. Ini masih tidak bisa diterima untuk hukuman bahwa tuti yang membunuh karena pada saat itu Tuti melakukan pembelaan pada dirinya, untuk saat ini sudah bisa komunikasi lewat telpon.
Saiful Toriq dan Mustofa Kurniawan, anak dari almarhum Zaini yang telah di humum pancung di saudi, zaini di penjarakan di pukul di cambuk supaya mau mengaku bahwa telah membunuh majikannya sedangkan zaini tidak tau apa penyebab meninggalnya majikannya. Zaini masih mengirimkan uang ketika berada di penjara, menjadi servis handphon dan lain lain. Sekarang kedua anak Zaini juga masih diarungi dengan kekhawatiran karena ibunya yang juga bekerja di Arab Saudi masih tidak boleh pulang karena penambahan kontrak.
Untuk kali ini Adelina sau yang tewas karena disiksa majikannya di Malaysia, ia menjadi TKI sejak berumur 15 tahun dibawah oleh calo bernama Martinus yang sekarang ini sudah di ciduk dan tindak oleh polisi. Adelina sau berhasil pulang dari malaysia 1 tahun bekerja hanya mendapat uang 1 juta rupiah. Adelina sempat dilarang oleh ibunya untuk pergi namun calo tersebut memberi uang 200 000 ke yohana agar diijinkan nya, namun Adelina ini masih dibawa umur untuk bekerja. Harapan dari keluarga Adelina adalah supaya tidak ada Adelina adelina lagi yang menjadi korban.
Untuk yang ini dia bernama Satinah buruh imigran yang terus disiksa oleh majikannya setiap hari harinya, terbebas dari hukuman pancung dengan uang 21 milyar. Terjerat hukum karena telah memukul majikan nya hingga tewas, menceritakannya bahwa Satinah yang telah emosi karena di pukul oleh penggaris besi dan ganti membalas memukulnya hingga tidak bernafas. Saat di penjara Satinah tidak bisa berkomunikasi dengan keluarganya, akhirnya dari KBRI datang menjenguk Satinah menuliskan surat untuk keluarga nya di Indonesia. Satinah bebas dari hukuman namun polisi menyuruh nya untuk meragakan aksinya ketika memukul majikan nya yang sangat keji tersebut. Untuk saat ini Satinah sudah bisa menggunakan tongkat tidak lagi menggunakan kursi roda. Satinah ttelah 8 tahun dipenjara, dan waktu dipenjara masih bisa bekerja untuk memberi uang buat anak anak nya yang ada di Indonesia dia bekerja sebagai penyapu, menjahit tas dan sebagainya.
Semoga saja ini cerita membuat para pemerintah terus memberikan cara untuk menemukan solusi bagaimana terus menciptakan lapangan pekerjaan supaya tidak adalagi warga dari kita terkena kekerasan seksual atau kekejian yang lainnya bahkan sampai harus pulang dengan nama atau di pancung di Saudi arabia. Semoga saja mereka sadar akan dirinya sebagai manusia untuk terus memanusiakan manusia.
 terimakasih telah membaca jangan lupa memberi ulasan gerrrrr😃


M ainul yaqin 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

REPUBLIK DIGITAL

Saban akan atau bangun tidur, ponsel sesuatu yang tak bisa lepas untuk dicari. Kebutuhan pekerjaan, komunikasi, membuat status baru untuk ek...