Senin, 16 April 2018

AMUK MASSA

Kejadian-kejadian yang merenggut banyak nyawa yang di akibatkan oleh kejadian main hakim sendiri. Dalam tayangan mata najwa kali ini, Najwa Shihab memberikan tema pada tayangannya “ Amuk Massa”.
Amuk massa di Cikupa, Tanggerang 11 November 2017 terjadi di sebuah kontrakan M yang baru ditempati setelah 2 minggu an, pada waktu itu di ceritakan M masih baru disana dan masih belum sempat sosialisasi tentunya belum kenal siapa siapa. R pacar korban yang sudah lama menjalin hubungan sekitar 1,5 tahun saat ini sudah menikah untuk yang lalu sudah merencanakan untuk pernikahan. R jarang berkunjung ke kontrakan M  dan pada sabtu malam tanggal 11 11 2017 R datang ke kontrakan M untuk memberi  nasi dan telur dadar buatan nya sendiri. Setelah masuk tak lama ada warga yang datang mengetuk pintu untuk menggerebek mereka yang dituduh bebrbuat asusila, bahkan mereka di paksa untuk telanjang dan video mereka sempat viral di media sosial. Setelah peristiwa ini M dan R mengalami beban mental yang sangat dalam, kondisi psikologisnya sangat hancur dan harus di bimbing terus supaya membaik. Untuk saat ini mereka masih belum kembali bekerja untuk aktivitasnya mereka masih di dampingi oleh pihak kepolisian. Kabar dari kepolisian sudah menetapkan 6 orang tersangka pelaku pengeroyokan M dan R. Sudah di adili dan masih menunggu vonis pada tanggal 12 april 2018. Yang menjadi kaget nya adalah dari ke 6 warga tersebut ada ketua RT dan ketua RW yang juga ikut andil mengamuk dan mengadili secara spontan. Ketua RT tersebut beranggapan bahwasanya memiliki wewenang untuk memberikan sanksi jadi terlibat sebagai aktor main hakim sendiri. Sedangkan keluarga korban menginginkan balasan yang setimpal dan menyerahkan semuanya ke pihak kepolisian tentunya ini membuat malu kedua keluarga korban.
Kejadian amuk massa juga dialami oleh Muhammad Al Zahra atau yang akrab disapa Zoya. Pada 1 Agustus 2017 dia dituduh mencuri amplifier atau pengeras suara di sebuah mushala, di kawasan Babelan, Bekasi, Jawa Barat, Zoya tewas dihakimi massa.  Siti Zubaidah, istri Zoya mengaku tak menyangka suaminya melakukan tindak pidana. Di mata Zubaidah, Zoya dikenal sebagai sosok suami yang bertanggung jawab dan pekerja keras. Kematian Zoya menjadi pukulan berat bagi keluarganya.
Harga sebuah rokok elektrik atau vape harus dibayar dengan nyawa. Abi Qowi Suparto, pemuda 22 tahun, tewas akibat di hakimi oleh beberapa orang karena dituduh mengambil vape atau rokok elektik yang bernilai satu juta lebih. kabar pertama diterima oleh ayah Abi saat Abi telah dalam kondisi kritis, di jemputlah Abi dan dibawa ke RS untuk menjalin perawatan. AyahAbi di telepon orang tidak dikenal dan beranggapan bahwa Abi telah mengalami kecelakaan tidak berpikiran dikeroyok oleh orang orang tidak dikenal. Mengetahui fakta bahwa Abi tewas dianiaya, keluarga menuntut keadilan dengan menempuh jalur hukum. Saat ini 5 pelaku penganiayaan atas Abi telah diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, sementara 1 orang terduga pelaku lainnya masih buron. sempat viral foto Abi yang di cari cari oleh yang punya toko dan sempat mengadakan sayembara bahwasanya siapa yang berhasil menemukan Abi akan diberi imbalan sebesar 5 juta rupiah, dan sempat viral juga video pengeroyokan Abi hingga kritis dan akhirnya video tersebut telah sampai ketangan keluarga korban.

semoga saja tidak ada lagi peristiwa peristiwa semacam itu jika ada jangan lah selalu menghakimi dengan emosi yang berlebihan karena kita adalah INDONESIA, tentunya Indonesia adalah negara hukum.  terimakasih telah membaca.


M ainul yaqin 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

REPUBLIK DIGITAL

Saban akan atau bangun tidur, ponsel sesuatu yang tak bisa lepas untuk dicari. Kebutuhan pekerjaan, komunikasi, membuat status baru untuk ek...